RSS

Jalan-jalan di Kampung

Lagi liburan di kampung nih! jalan-jalan kemana ya...?. Ada sebuah warung yang berada di tengah sawah yang sering kukunjungi jika sedang liburan di kampung. Tempat yang sederhana, terbuat dari bambu, hanya menyediakan makanan seperti gorengan, keripik, dan kerupuk.
Klo lagi ke warung ini, aku pasti pesan baso kampung, yang rasanya sangat seadanya. Ada juga batagor, rasanya juga sama2 sangat seadanya hehe, tanpa ada rasa ikan tenggiri sedikit pun. Tapi yang paling menyenangkan ditempat ini adalah pemandangnnya, jadinya warung ini enak banget buat nongkrong, dan banyak para petani yang mampir disini setelah selesai bersawah, atau kehujanan menuju perjalanan pulang. Walaupun serba seadanya, tapi di kota mana ada tempat seperti ini.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Baling-baling Bambu

Baling-baling atau yang orang sunda bilang kolecer, dan yang satu ini terbuat dari bambu. Di kampung suamiku, puluhan baling-baling bambu saat ini tersebar dimana-mana, dikarenakan sedang musim angin. Dengan adanya kolecer ini, angin yang berhembus pelan atau kencang bisa dilihat dari gerakan kolecer.
Pada saat siang hari, keberadaan kolecer ini cukup sangat menghibur. Tetapi pada saat malam hari, apalagi jika disertai hujan dan angin kencang, kolecer ini akan bersuara sangat keras, padahal hanya terbuat dari bambu dengan bentuk yang sederhana. Suaranya sangat menganggu, dan jika suara kerasnya mulai terdengar, aku serasa berada dalam kereta api, susah tidur jadinya!
Di Kampung sebelah, kolecer jadi ajang pamer. Siapapun akan berani mengeluarkan banyak uang untuk membuat kolecer yang paling besar dan bersuara paling keras, ah ada2 aja, kadang orang2 kampung suka lebay untuk hal2 yang ga perlu, padahal untuk memenuhi keperluan sehari-hari aja sudah susah. Katanya sih, kolecer ini akan dilombakan, dan hadiah buat pemenangnya adalah seekor sapi! Wah bagaikan dapet mobil tuh klo buat orang kampung ^_^

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Strawberry Balut Coklat

Gara-gara jalan2 ke kawah putih awal Januari lalu, dimana disana banyak banget yang berjualan strawberry yang segar dibalut coklat yang tak sempat kucicipi. Akhirnya aku coba di rumah deh. Cukup beli sekotak kecil strawberry di Hypermart dan juga sebatang dark coklat silverqueen, akhirnya kesampaian juga diriku mencicipi strawberry balut coklat. Cukup cuci bersih strawberry, buang bagian batangnya, coklat di cairkan, celupkan strawberry dalam coklat, setelah seluruh bagian strawberry terbalut coklat masukkan ke lemari es. Klo coklatnya sudah beku, siap di santap deh!
Buat yang ga suka strawberry karena rasanya yang asam, cara ini bisa mengurangi rasa asamnya apalagi klo pake coklat silverqueen, kan ada kacang metenya, jadi enak banget ada rasa kres kresnya. Strawberry mempunyai banyak manfaat, diantaranya sebagai anti aging, anti kanker, mengencangkan kulit, mengatasi panas dalam dan juga sebagai sumber folat bagi janin yang sedang di kandung ibu hamil. Si merah kecil yang asam ini memang sangat bermanfaat untuk kesehatan kita, Alhamdulilah klo d Bandung, strawberry gampang banget didapetnya.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Kambing Bakar Cairo

Berangkat dari tayangan wisata kuliner Benoe Bulu di TransTV, yang sedang menikmati kambing bakar yang terlihat sangat empuk dan enak di Jl. Pelajar Pejuang 45 Bandung (tepat di seberang Hotel Horison), akhirnya aku dan suami makan disitu di sabtu siang sebelum melanjutkan perjalanan kami ke BSM.
Ini kunjungan kedua kami, kunjungan pertama kami berakhir dengan kekecewaan, keabisan kambing bakarnya!!. Alhamdulillah pada saat kunjungan kedua ini, pengunjung tidak terlalu banyak, dan kami pun mendapat posisi duduk di luar yang nyaman banget. Akhirnya kami pesan kambing bakar Cairo yang menjadi andalan, 2 porsi nasi, dan juga roti mariam yang dilengkapi dengan ice cream.
Rata PenuhTidak perlu menunggu lama, kami pun bisa menyantap kambing bakar yang ternyata emang benar-benar lembut dan empuk, sepertinya sih sebelum dibakar dagingnya di presto dulu. Roti mariamnya juga enak banget dimakan sebagai makanan pembuka. Dan harganya juga ga terlalu mahal, pilihan yang pas buat kami, apalagi suamiku penggemar berat daging kambing.
Menurut slogannya, kambing bakar disini tidak mengandung kolesterol, karena kambing yang digunakan adalah kambing muda yang masih berusia 3 bulan, jadi kita ga perlu takut makan kambing disini. Ok, para pecinta kuliner Bandung, tempat ini memang bisa dijadikan pilihan untuk icip icip, kita aja pengen balik lagi kesana, pokona mah meni raos pisan!!

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS