RSS

Anak Gemuk, Haruskah??

Seorang teman menelepon saya beberapa hari yang lalu, dan mengeluhkan betapa banyak orang yang berada di sekitarnya yang mengomentari anaknya kurus, padahal si anak mendapatkan ASI Eksklusif (ASIX). Lingkungan di sekitarnya tidak terlalu support dengan ASIX, sebagian besar ibu2 disana menggabungkan ASI dan Sufor, dengan alasan supaya bayi montok dan kuat (halah..halah ada2 aja). Jadinya para Ibu di lingkungan tsb menyudutkan teman saya karena hanya memberikan ASI.
Yang saya ketahui, kondisi si anak walaupun kurus, sehat2 aja, umurnya sekarang 1 tahun, dan hanya terkena batuk pilek 1x, ga pernah ke dokter sama sekali kecuali ke bidan untuk urusan imunisasi (kurus2 juga Sarjana ASI, jadinya tahan penyakit). Saya cuma bisa bilang, cuekin aja yang bilang anakmu kurus, coba bandingkan dengan anak2 mereka, mungkin ada yang lebih montok tapi sering sakit. Saya justru iri sekali dengan teman saya ini, karena dia berhasil memberikan ASIX, tanpa menambahkan sufor sama sekali, dan si anak sampai saat ini sudah lulus S1 dan S2 ASIX, mudah2an lulus juga S3 ya nak!.
Anehnya lagi kalau ada anak ASIX gemuk, banyak orang yang berpendapat kalau ASI si ibu cocok. Tapi kalau ada anak ASIX kurus, orang akan berpendapat ASInya ga cocok, ih gregetan masa ASI cocok-cocokkan sih....? Emangnya dosa punya anak kurus...?
Kenapa ya balita dituntut harus gemuk? padahal gemuk dan kurusnya seseorang tergantung pada faktor genetik. Di kasih anak gemuk Alhamdulillah, dikasih kurus ya Alhamdulillah juga. Biasanya semakin gemuk seorang anak, ibunya semakin bangga, walaupun berat badannya sudah melebihi rata2, padahal kalau dibiarkan kan bisa menyebabkan obesitas, dan penyakit2 lain yang akan mengiringi. Belum lagi kalau di sekolahnya jadi bahan ejekan karena kegemukan, kan kasian...
Yang penting anak2 kita sehat, kalau kurus jangan di cekokin banyak vitamin, apalagi kalau anaknya masih mendapatkan ASI, karena 1 sendok ASI mempunyai nilai gizi yang sangat tinggi dibandingkan dengan vitamin semahal apapun.
Tapi...dinikmati aja kali yaaaa, mudah2an nantinya setiap orang tua berpikir untuk menyehatkan anak, bukannya menggemukkan anak. Untuk ibu2, yang senasib dengan teman saya, tetap semangat ya....mungkin nanti saya pun akan diuji dengan hal yang sama, dan harus siap untuk itu.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

7 komentar:

Elsa mengatakan...

wah...
kalo dipikir ikir, masih alhamdulillah lho dapat ASI

lh Dija sama sekali gak dapet ASI. padahal dulu kakak kakaknya ASIX banget tuh
sedih rasanya
apalagi melihat Dija kurus

aku sih menghibur diri,
yang penting sehat, lincah, dan perkembangannya sesuai usia.
mengingat dia prematur, jadi gak bisa dibandingin sama teman teman seusianya yang lebih gemuk...

sabar aja Mbak,
pokoknya kita berusha kasih yang terbaik
yang penting sehat
betul kan?

stilltrytowrite mengatakan...

oang beranggapan gemuk = lucu, tapi tidak lucu lagii bila anak mba terus menerus gemuk sampai dia besar nanti, yang penting bayi anda sehat dan pintar, tidak kurang satu apapun, masalah asi cocok2an rasanya itu hanya endapat orang, yang pasti, Asi anda khusus untuk anak anda :)

NURA mengatakan...

saam sobat
saya suka dan gemes memang,kalau lihat anak gemuk dan sehat.

anna fardiana mengatakan...

yang penting anaknya sehat kan..
kurus gemuk bukan jaminan. :)

dimas mengatakan...

saya kurus pengen demuk...hahha

Rudy mengatakan...

Hidup itu yang penting SELALU SEHAT nggak masalah meskipun kurus atau gemuk,betul...betul...betul...????

Yeyet Nurhayati mengatakan...

yang penting sehat.., karena banyak anak gemuk ngga lincah