RSS

Sebatang Sabun dan Kuda Renggong

2 minggu yang lalu saat mengunjungi Ibu mertua di daerah Cibitung, Subang, kebetulan sekali tetangga sebelah sedang mengadakan acara selamatan khitanan untuk putranya. Segala sesuatu telah dipersiapkan oleh si empunya hajat, dari mulai dekorasi rumah sampai dengan dekorasi panggung.
Sepertinya hampir seluruh penghuni kampung di undang, dan yang unik dari desa ini, undangan yang disebar berupa sebatang sabun, dengan tulisan yang tertera pada kertas kecil yang kemudian ditempel di atas bungkus sabun tersebut.
Hmmmm cara hemat yang bermanfaat, kupikir. Tidak memerlukan biaya banyak untuk sebuah undangan, harga sabun mungkin hanya sekitar Rp. 1000 s/d Rp. 1300. Bagi penerima undangan, sabun tersebut bisa digunakan untuk mandi atau minimalnya untuk cuci tangan. Beda jauh dengan tradisi di kota, dimana selembar undangan bisa berharga di atas Rp. 5000, dan jika undangan sampai kepada penerimanya, biasanya si penerima akan membuangnya. Jika saja, pas pernikahanku 1 tahun yg lalu, undangannya menggunakan sebatang sabun, wahhhh pasti bisa menghemat baaaaanyakkk bangettttt he...he...
Saat hari "H", acara hajatan khitanan tersebut diramaikan oleh kehadiran 16 ekor kuda, yang sudah didandani sedemikian rupa. Anak2 kecil yang ingin menaiki kuda, sama2 didandani sedemikian rupa. Anak laki2 diberi kumis-kumisan, sedangkan anak perempuan diberi lipstik dan bedak yang tebal (foto anak2 ini ga tega ku pasang disini, terlalu menor sih soalnya).
Ternyata untuk menaiki kuda tersebut, satu orang anak harus mengeluarkan biaya Rp. 500.000, mahal banget, dengan biaya semahal itu anak2 itu bisa berkeliling melewati 5 desa dengan menaiki kuda. Sepertinya anak2 itu tidak masuk sekolah keesokan harinya, dikarenakan badannya pegal2 gara2 kelamaan naik kuda. Pawai kuda renggong memang sudah jarang terlihat, jadi wajar saja jika yang mempunyai usaha ini akhirnya memasang tarif yang mahal.
Arak2an kuda ronggeng lumayan menyita waktuku dan suami saat akan kembali ke Bandung, kita harus menggunakan jalan alternatif yang lumayan jauh supaya tidak terjebak kemacetan arak2an kuda ronggeng, ditambah lagi malamnya kita kurang tidur, gara2 si empunya hajat terus memutar kaset wayang golek sepanjang malam tanpa henti...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Ragusa Ice Cream

Akhirnya, kesampean juga makan ice cream Ragusa. Entah sudah berapa banyak acara TV, yang sudah menayangkan tentang kedai ice cream Ragusa di Jl. Veteran I No. 10 Jak-Pus yang telah berdiri sejak tahun 1932. Langsung mupeng pas ngeliat Pa Bondan dan Indra Herlambang makan ice cream ini.
Awalnya sempet linglung juga cari Jl. Veteran, padahal tempatnya lumayan deket dengen Mess suamiku di Jl. Kwini. Tiap orang yang kita tanya letak Jl. Veteran 1, mulai dari satpam, pengendara motor sampe tukang sapu, langsung balik nanya "Mau ke Ragusa ya...?" he..he, langsung pada tau gitu...
Pas sampe di sana, ya...ampuuuuun penuh bgt ga ada kursi kosong. Aku n suami sempet berdiri dulu di luar sekitar 15 menit, nunggu kursi kosong. Pas dpt tempat, Aku pesen spaghetti ice cream yang ditaburi kacang, sukade dan coklat beku, ice creamnya di cetak seperti layaknya spaghetti. Sedangkan suamiku pesen mix special ice cream, campuran ice cream beberapa rasa tanpa ada taburan apapun. Soal rasanya...? punyaku lebih enak tuh....soalnya harganya juga lebih mahal he..he, Rp 27.000. Sedangkan punya suamiku rasanya standar aja, harga ice creamnya Rp. 14.000. Ice cream Ragusa cepet banget cairnya, soalnya ga pake bahan pengawet, jadi harus cepet2 di makan.
Di luar kedai juga ada tukang gado2, otak2, sate ayam dan juhi. Dan klo kita pesan, makanan2 itu boleh dimakan di dalam kedai. Saat itu kita pesan otak2 , satu porsinya Rp. 20.000, rasanya lumayanlah, tapi ukuran per satuannya kecil-kecil....ya cukup lumayan untuk mengganjal perut yg lapar. Untuk di bawa pulang, kita beli Juhi (Mie, kol, timun, jamur kering, kerupuk yang di bumbui bumbu kacang) harga per porsinya Rp. 10.000.
Di kanan kiri Ragusa, banyak tempat makan, salah satunya rumah makan Palembang, kliatannya tekwan disitu enak bgt, mungkin itu yang akan jadi sasaran kami selanjutnya ^_^

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS