RSS

Kemoterapi

Berawal dari kehamilan dan juga keguguran yang tidak di sadari, saat ini kakak iparku harus menjalani kemoterapi yang harus dilakukan selama 3 sesi selama kurang lebih 2 bulan. Kemungkinan kehamilan terjadi bulan Januari, dan keguguran terjadi bulan Februari. Sedangkan pada saat memeriksakan diri bulan maret, terdeteksi kehamilan yang sudah berumur 2 bulan. Bulan April, Teteh memeriksakan diri kembali, ternyata gumpalan yang ada dalam rahimnya adalah kanker.
Kanker tersebut berasal dari jaringan mati akibat keguguran yang terjadi 2 bulan sebelumnya. Dan gumpalan kanker itu memproduksi hormon HCG yang tinggi, sehingga jika tes kehamilan dilakukan, akan selalu bernilai positif hamil. Pas terdeteksi hamil, pastinya si Teteh seneng banget bakal punya anak kedua, tapi anehnya walaupun terdeteksi hamil, pendarahan terus saja terjadi hampir setiap hari. Sampai akhirnya kanker tersebut terdeteksi.
Kemoterapi yang di jalani kakak iparku ini berupa pemberian obat yang berupa senyawa kimia melalui infus. Sekarang sudah masuk sesi kedua, besok Teteh akan kembali ke rumah, dan seminggu kemudian akan kembali lagi ke rumah sakit untuk menjalani kemoterapi sesi ketiga.
Dampak dari kemoterapi ini, rambut Teteh mulai rontok, mual dan menghilangnya nafsu makan. Ditambah lagi Teteh harus meninggalkan putrinya yang baru berumur 1 tahun saat harus menjalani kemoterapi, yang per sesinya dijalani selama 8 hari.
Dokter bilang, ini termasuk kanker yang bisa disembuhkan. Semoga Teteh diberi kekuatan untuk menjalani pengobatan panjang ini, yang memang butuh kesabaran yang sangat tinggi baik untuk Teteh sendiri maupun untuk keluarga.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

si Tutut

Ini bukan sembarang Tutut, bukan mbak Tutut atau perempuan bernama Tuti yang dipanggil Tutut. Tapi ini adalah tutut makanan faforitku, yang saat ini aku sedang membayangkan dirinya dan ingin sekali menyantap tubuhnya yang lezat.
Jenis siput sawah ini biasa disebut tutut oleh orang sunda, bentuknya ga jauh beda dengan siput biasa, tapi tutut bentuknya lebih kecil dan hanya hidup dalam air sawah, jadi tidak hidup di dua alam sebagaimana halnya siput biasa.Sebelum mulai di masak tutut direndam semalaman dalam air bersih, untuk menghilangkan lumpur yang menempel dalam tubuhnya, setelah itu bagian ujung tutup yang lancip di potong dengan menggunakan pisau. Siap deh, tutut dimasak dengan bumbu bawang merah, bawang putih, garam dan kunyit untuk menghilangkan bau amisnya.
Gini-gini juga, tutut punya potensi untuk mencegah kita dari penyakit liver. Makhluk hitam kecil yang mudah di dapat dari sawah ini ternyata punya nilai gizi yang tinggi. Ga salah deh, klo aku memilih tutut sebagai salah satu makanan faforitku.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS