RSS

Anak-anak Dalam Kondisi Saling Serang

Sebulan yang lalu, Israel menyerang kota Gaza, Palestina. Serangan selama 22 hari yang menyita perhatian seluruh penghuni berbagai belahan dunia, khususnya di Indonesia. Dan anak-anak merupakan korban terbanyak, jenazah anak2 berjajar dengan begitu banyaknya, seolah-olah si Penyerang menganggap nyawa mereka tidak berarti. Pernahkan terbayang dalam benak kita jika masa kecil kita berada dalam kondisi seperti itu?. Saat bermain petak umpet, tiba2 saja terdengar suara ledakan keras, dalam sekejap, badan kita berlumuran darah, dan sebagian teman bermain kita bahkan sudah terbaring tak bernyawa. Anak-anak Palestina, sudah terlalu lama berada kondisi seperti itu.
Sebagian warga Palestina telah mengungsi ke Lebanon. Disana mereka hidup seadanya dengan fasilitas yang disediakan oleh PBB. Profesi yang bisa di jalani para kepala keluarga untuk menghidupi keluarganya hanya sebatas sebagai kuli bangunan dan pengangkut barang. Tempat tinggal mereka tidak mempunyai sanitasi yang baik, sehingga bila berinteraksi dengan para pengungsi itu akan menimbulkan bau yang kurang enak. Mereka mencoba bertahan hidup dengan keadaan seperti itu, berharap akan ada masa depan yang lebih baik di saat negerinya sendiri dinikmati oleh orang lain.
Dan anak-anak, tetaplah anak-anak. Mereka senang bermain dan antusias sekali jika melihat hal2 baru. Saat berhadapan dengan kamera, mereka tanpa canggung bergaya dan memasang senyum manisnya, seolah-oleh mereka tidak dalam kondisi perang. Foto-foto ini diambil sekitar bulan Januari 2008, saat suamiku bertugas di Lebanon. Mereka suka sekali berinteraksi dengan pasukan INDOBATT (Indonesia Battalyon), siapakah tentara yang paling mereka benci? sudah pasti tentara Israel!. Dan bagaimana kabar anak2 itu kini...?, semoga mereka tetap dalam situasi yang baik dan mempunyai masa depan yang cerah, sehingga suatu saat nanti bisa membangun kembali negerinya.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Kangen Nonton Family Sitcom

Udah lama banget ga nonton film lepas di TV, tadi malem aku ga sengaja mindahin channel ke Trans7, ternyata ada film lepas keluarga, Growing Pains Reunion. Ceritanya biasanya aja sih, hanya aja Growing Pains Reunion mengingatkan ke masa2 akhir 80-an dan awal 90-an, dimana saat itu banyak banget family sitcom yang tayang di TV.

Growing Pains adalah salah satu faforitku, kisah tentang keluarga Seaver , sang suami Jason Seaver yang berprofesi sebagai psikiater dan sang istri, Maggie Seaver yang berprofesi sebagai presenter TV. Mereka punya 4 anak Mike, Carol, Ben dan Chrissy. Cerita per-episodenya lucu banget, enak di tonton dan ga bikin bosen. Pertama kali tayang di RCTI, malah pas aku SMA pernah tayang ulang di SCTV.

Dan satu lagi yang jadi faforitku, apalagi klo bukan the Cosby Show. Klo yang ini tentang keluarga dokter Huxtable, dimana sang istri Claire Huxtable berprofesi sebagai pengacara. Mereka punya 5 anak, Sondra, Denise, Theo, Vanessa dan Rudy. The Cosby Show udah mulai tayang saat stasion TV masih TVRI aja, setelah itu ditayangkan SCTV, dan terakhir tayang ulang di MetroTV sewaktu aku masih kuliah.

Masih ada lagi family sitcom yang lain seperti Home Improvement, Married With Children, Who’s The Boss dan The Jeffersons. Sekarang terlalu banyak sinetron dengan jalan cerita yang cengeng dan ga karuan, satu2nya sinetron yang suka hanya Para Pencari Tuhan yang tayang 1 tahun 1 kali. Jadi kangen banget nonton sitcom2 itu, seandainya Growing Pains dan The Cosby Show di tayangkan ulang, aku seneng banget n pastinya selalu menyempatkan diri buat nonton.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

My Long Vacation

Hmmm udah lama banget ya aku ga posting, Alhamdulillah hari ini bisa kembali blogging. Pengennya sih posting foto2 waktu nikah, tapi foto2nya belum siap bwt di posting. Pas buka blognya Yeyet en Lindung, ternyata foto nikahku udah ada di situ, jadi keduluan deh…, thanks ya buat Yeyet en Lindung yang udah upload foto2ku di blognya.

Dan buat mbak Ade, makasiiiiih banget pas tanggal 27 Desember udah nyempetin datang walaupun saat itu jalan Kopo lagi macet banget.

Liburan di awali dengan perjalanan ke Ciwidey dan Pangalengan, cari penginapan susah banget, semua kamar hotel udah full dengan tamu2 yang liburan akhir tahun. Akhirnya, dapetnya malah di hotel Antik di daerah Soreang. Alhamdulillah dapet kamar yang punya good view di bagian belakang kamar.

Banyak banget keluarga yang minta aku dan suami kunjungi, liburan berikutnya qta habiskan di Cianjur selama 2 hari. Enak banget menghabiskan waktu dengan suasana kampung, mancing ikan sampe bosen, malah qta sempet jalan2 menelusuri sawah siang2 dan dalam keadaan belum mandi, pokoknya mah nyantai banget. Malahan suamiku ga tahan buat nyemplung ke kolam ikan bersama adik2 sepupuku. Dan sempet bergaya seperti Hulk di pinggir kolam.

Kunjungan berikutnya ke rumah mertua di Ciater-Subang. Qta menghabiskan waktu di sana selama 3 hari. Kakak2 iparku udah ga sabar pengen liat foto2 waktu qta nikah, tapi fotonya baru bisa beres akhir bulan ini. Selesai liburan di rumah mertua, ada temen suamiku yang ngasih diskon 40% buat nginep di Sari Ater Resort. Qta ga melewatkan kesempatan ini dong, dan seperi biasanya suamiku ga akan melewatkan waktu buat berenang, sedangkan aku hanya main air di pinggir kolam. Dan karena ini daerah Ciater, maka semua kolam di hotel berair panas, airnya pun mengandung belerang yang berasal dari Gunung Tangkuban Perahu

Di Sari Ater Resort, qta kenalan sama turis korea yang sedang berlibur. Mr Ceh dan keluarganya sudah 5 hari berada di Sari Ater, pada saat qta berada disana. Trus anak dan keponakan Mr. Ceh pada pengen berfoto denganku. He…he…serasa jadi model selama 10 menit, di Korea jarang ada yang pake jilbab kali ya, jadi pas ngeliatku mereka melihat itu sebagai hal yang unik. Gemes banget ngeliat anak2 Korea yang sipit en montok.

Setelah check out dari Hotel, aku dan suami sempet jalan2 ke tempat pemandian air panas Ciater yang terletak dekat dengan hotel. Setelah memberi makan ikan2 yang besar di kolam dekat mesjid, aku langsung cari patung badak bercula satu. 22 tahun yang lalu aku dan sepupu2ku pernah berpose di depan patung ini. Makanya setelah patung badak kutemukan, aku langsung minta suamiku untuk ambil fotonya.

Dan, akhirnya liburan qta tutup dengan berkunjung ke almamater kami tercinta, SMAN 6 Bandung. Sekolah masih libur, jadi di sana sepi banget, hanya ada penjaga sekolah yang masih ingat dengan suamiku. Dan ruang 16, kelasku dan Yeyet saat di kelas 2.5, sekarang jadi kelas 10.5, hmmm udah banyak banget yang berubah.

Liburan telah berakhir, rutinitas pun kembali di mulai. Hari ini suamiku memulai pendidikan mayornya di Surabaya dan aku akan kembali mengajar tanggal 15 Januari nanti. Allah masih memberiku waktu untuk tinggal di Bandung selama 7 bulan ke depan sampai pendidikan mayor suamiku selesai. Panjang banget ya… maklum posting borongan, peristiwa 2 minggu dalam satu postingan.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS