RSS

Akad Nikah di Sukabumi

Akad nikahku? hmmm bukan banget, tapi ini akad nikah sepupuku Panji, atau yang biasa kupanggil Aji pada hari Minggu tgl 19 Oktober 2008, di Sukabumi. Aji merupakan cucu pertama dari keluarga besar Bapaku, juga anak tunggal dari paman dan bibiku, Mang Andi dan Bi Neni, nah Bi Neni itu ade Alm Bapaku. Sudah 10 tahun ga ada acara pernikahan dalam keluargaku, jadi ya kemaren itu pernikahan cucu pertama Kakek dan Nenekku dari pihak Bapa. Yang unik dalam pernikahan Aji ini, penyerahan seserahan dari pihak laki-laki kepada Ibunda pengantin perempuan yang di wakili oleh Bule bernama Bari. Cerita punya cerita Bari ini adalah relasi keluarga Mang Andi, dia bernama asli Bernadette asal Afrika Selatan sudah tinggal di Indonesia selama 9 tahun, dan sekarang sedang kuliah S2 di ITB jurusan Farmasi. Saking cintanya sama kebudayaan Sunda, dia sengaja mengambil kursus Bahasa Sunda di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Kata-kata yang harus Bari ucapkan pada saat menyerahkan seserahan pada Ibu pengantin perempuan adalah "Wilujeung Ibu, mangga nyanggakeun mugi ka anggo" (Silakan Ibu, ini kami serahkan, smoga berguna). Kalimat bergaris miring tersebut, merupakan bahasa Sunda yang sangat halus, tapi Bari bisa mengucapkannya dengan lancar juga suara yang halus pula. Semua tamu bener2 terpukau, dan aku sendiri sangat bangga, ternyata ada orang Asing yang cinta banget kebudayaan Indonesia, sampe2 ga mau pulang ke negara asalnya.Akad nikahnya sendiri berjalan baik dan lancar, Aji terlihat santai malah dia sempet ngabodor (melucu) pada saat akad nikah. Pada saat pengucapan akad nikah Bi Neni mengelus-ngelus punggung Aji, sebagai bentuk support seorang Ibu pada anaknya. Dan Alhamdulillah, pengucapan Ijab Kabul langsung sah, cukup di ucapkan satu kali. Aji dan Ayu pun resmi jadi suami istri. Seperti biasa acara di lanjutkan dengan sungkeman ke orang tua yang berlangsung haru, sebagaimana pernikahan pada umumnya, lalu diteruskan dengan menerima ucapan selamat dari keluarga serta kerabat dan juga saweran yang berlangsung sangat ramai.

Setelah acara selesai, aku dan adik2 sepupuku sempet rada2 bete karena hrs nunggu lama secara supir2 yang seharusnya membawa kami kembali ke penginapan tertidur di mesjid dengan nyenyaknya setelah makan kambing guling. Tapi ga apa2 deh, lagian mereka juga butuh istirahat setelah malem sebelumnya kurang tidur. Tapi, acara pernikahan belum berakhir. Resepsi akan di gelar di gedung Pusdai Bandung Jumat malam ini. Dan apa yang paling kutunggu dalam resepsi nanti?, makan-makan duoooong pastinya.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar: