RSS

Kembali Posting (Semoga)

Lamaaaa banget ga posting, tepatnya udah 2 tahun nih ga pernah posting, kalaupun buka blog paling hanya baca2 aja postingan lama. Hadeuuuuh kenapa jadi males gini ya, kemana semangat ngeblog saya....?. Sampe2 pas saya mau approve comment yang masuk, ada yang nanya blog ini dijual apa ga....? haha...
Mudah-mudahan aja kedepannya si malas bisa saya perangi untuk kembali posting. Padahal yang pengen di ceritain banyaaaaak banget, cuma males ngetiknya. Punya 2 balita seharusnya tidak menjadi alasan untuk tidak membuat tulisan. Soalnya kerasa banget khasiatanya (emangnya obat hehe..), pada saat saya rajin posting dan pada saat saya bener2 libur teramat lama untuk tidak posting. Saat posting masih semangat, apa aja bisa jadi bahan cerita, setidaknya bisa terus melatih otak untuk berpikir (walaupun ceritanya kadang abal abal hehe...)
Semoga saya bisa melanjutkan postingan saya berikutnya ^_^.









  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Kuliner Pusdikbekang Cimahi


Menjelang malam melewati daerah cimahi, tepatnya di jalan Gatot Subroto, dalam keadaan perut lapar, pas ada pujasera PUSDIKBEKANG (Pusat Pendidikan Pembekalan dan Angkutan). Bisa buat pilihan kuliner, pilihan makanannya banyak dan harganya murah meriah
Kami memesan 2 porsi nasi bebek, dan 1 porsi mie kocok yang dilengkapi dengan 3 gelas teh hangat. Dan harga yang harus kami bayar hanya Rp. 48.000, murah banget kan...?. Inilah yang membuat saya betah tinggal di Bandung, banyak makanan enak dengan harga yang murah.
Mungkin Kuliner Cimahi tidak seterkenal kuliner yang sudah masuk wilayah Bandung, tapi menu yang ada di pujasera PUSDIKBEKANG ini memang patut untuk di coba. Lagi di Cimahi dan perut lapar?, coba aja mampir kesini.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Kebun Raya Bogor


Alhamdulillah, kesampean juga main ke Bogor. Setelah sebelumnya  berlibur selama 1 minggu di Jakarta yang panas. Pas waktu di Jakarta, ga sabar rasanya untuk merasakan sejuknya Kebun Raya Bogor.
Tapi ternyata sejuk hanya dalam bayangan saya aja. Bogor yang terkenal dengan sebutan kota hujan sama panasnya dengan Jakarta. Tapi rasa panasnya tidak mengalahkan Indahnya Kebun Raya Bogor. Kami sekeluarga cukup menikmati saat santai dengan daun2 yang lebar dan hijau, pohon berukuran besar dan rindang. Bahkan anakku pengen nyemplung ke kolamnya, saking gerahnya kali ya...Sayangnya kita ga sempet memberi makan rusa depan Istana Bogor, karena hari sudah terlalu sore.
Uniknya, walaupun Bogor termasuk wilayah Jawa Barat, tapi kok suasana sundanya kurang terasa ya...?. Tukang parkir, satpam, tukang bersih2, tukang jualan,polisi yang kita tanya pake bhs sunda selalu menjawab bahasa Indonesia. Hehehe, sepertinya pengaruh Jakarta lebih kuat di sini.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Pia Apple Pie, Bogor

Beberapa tahun yang lalu, zamannya Trans7 bernama TV7, ada acara Success Story, di mana acara ini membahas perempuan-perempuan sukses di bidangnya masing-masing. Dalam satu episode, success story menceritakan pertemanan 3 orang perempuan yang sukses mengelola sebuah restoran pie di Bogor yang bernama Pia Apple Pie, tepatnya di Jl. Pangrango 10. Saat melihat tayangan itu, saya ingin sekali mencobanya, Apple pie terlihat sangat lezat untuk di cicipi.

Nah, awal tahun ini pada saat long wiken saya berkesempatan untuk mengunjungi Bogor, tentunya ga akan terlewatkan dong untuk mengunjungi Pia Apple Pie. Dan Akhirnya kita bisa sampe juga ke tempat ini, di sini ga cuma menyediakan apple pie aja, tapi ada jenis pie yang lain, dengan berbagai rasa dan ukuran.

Kami tidak terlalu lama menunggu Apple Pie ukuran sedang yang kami pesan. Tapi kami lebih menikmati pie ini pada saat keadaan dingin, terasa lebih enak di lidah dibandingkan pada saat baru keluar dari oven. Pada saat masih panas, apelnya masih terasa sangat asam di lidah. Jadi pantas aja banyak orang yang memesan pie untuk dibawa pulang, di bandingkan makan di tempat. Mudah2an ada kesempatan untuk datang lagi ke Bogor dan membawa Apple Pie untuk oleh2.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Stadion Jalak Harupat

Stadion kebanggaan warga Bandung, khususnya bobotoh Persib. Stadion ini merupakan homebase-nya tim Persib, dan pertandingan besar selalu dilaksanakan di stadion ini. Nama Jalak Harupat sendiri di ambil dari nama pahlawan nasional asal Bandung, Otto Iskandarnata, yang terkenal dengan julukan si Jalak Harupat.
Stadion ini terletak di Soreang, Kabupaten Bandung, yang jauuuuuh sekali dari pusat keramaian. Stadion Jalak Harupat di kelilingi sawah dan gunung, di daerah ini memang banyak lahan yang masih kosong dan udaranya sangat segar. Pada suatu pagi saya dan keluarga datang kesini, suasananya sepi sekali, pedagang yang ada di sekitar stadion pun hanya sedikit. Sayangnya kami tidak bisa masuk ke dalam stadion, karena tidak sembarang orang yang bisa masuk kedalam. Saat itu memang ada sekelompok orang yang sedang berolahraga di dalam stadion.
Berbeda halnya jika pertandingan sepakbola sedang dilangsungkan di sini, suasananya akan terasa ramai dan hiruk pikuk di mana-mana, jangankan di lingkungan stadion, sepanjang jalan Kopo pastinya akan mengalami kemacetan. Dan banyak msyarakat yang tidak berani keluar rumah, termasuk saya, jika pertandingan telah selasai, apalagi kalau persib kalah tanding...ga banget deh keluar rumah...bisa2 ikut terjebak dalam luapan kekecewaan para bobotoh mengingat tim kesayangannya kalah dalam pertandingan.
Kami terakhir ke sini pada bulan Desember 2010, udah lama banget ya. Saat itu bagian tembok luar sudah mulai banyak yang pecah2, mudah2an saja sekarang sudah diperbaiki. Dan....yang berada di stroller itu my beloved son, Keivan, pada saat umurnya masih 8 bulan :)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Rest Area Jalan Tol

Masih menyambung cerita tentang sepanjang jalan tol. Apalagi yang paling menarik buatku selama menghabiskan waktu di tol Cipularang selain Rest Areanya. Keberadaan rest area di sepanjang jalan tol memang sangat dibutuhkan oleh para pengguna jalan tol. Ga kebayang klo ga ada rest area di jalan tol yang cukup panjang, ga mungkin juga kan kalo harus berhenti di pinggir jalan begitu saja pada saat pengemudi kelelahan.
Rest Area yang paling sering kami pilih untuk beristirahat adalah rest area km 42, pada saat pergi ke Jakarta dan rest area km 72, juga km 88 pada saat pulang ke Bandung. Dulu sempet bertanya-tanya, gimana ya para pekerja di rest area untuk mencapai tempat kerjanya??. Agak bingung juga, kalo liat motor ada di sekitar rest area, padahal mana boleh motor masuk rest area...?. Hahaha ternyata di setiap rest area ternyata ada jalan kecil yang tembus ke jalan raya biasa, bodohnya saya....hehe...
 
Dengan berhenti dahulu di rest area selama 30 menit sampai 45 menit, untuk istirahat solat dan makan, pastinya waktu yang ditempuh untuk mencapai tujuan pun akan semakin lama. Tapi walaupun begitu, rest area membuat kami lebih fit dan segar dalam melanjutkan perjalanan kami kembali.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Sepanjang Jalan Tol

Sejak suami saya pindah tugas ke Jakarta pada pertengahan tahun 2009, akhirnya jadi sering deh bulak-balik Bandung Jakarta. Padahal sebelumnya jarang banget bepergian ke Jakarta. Walaupun saya lebih senang menggunakan kereta, baik pada saat pulang ataupun pergi, tapi kalau pulang atau perginya bareng suami, pasti menggunakan kendaraan sendiri.
Pemandangan sepanjang jalan tentu saja tidak seindah kalau menggunakan kereta. Rasanya cukup monoton melihat jalan tol melulu selama 2,5 jam sampai dengan 3 jam, belum lagi kalau tol cipularangnya lagi macet, hadeuhhhh kesel banget rasanya ga nyampe-nyampe ke tujuan.
Tapi...daripada kesel, apalagi suami tidak mengizinkan saya tidur sepanjang perjalanan, soalnya kalo saya tidur dia ga ada temen buat ngobrol hehe...., akhirnya saya cari-cari objek menarik aja buat di foto, dan ini yang saya dapat.

Foto2 ini saya ambil pada bulan Februari 2011 ada saat perjalanan pulang dari Jakarta ke Bandung, hmmm udah lama banget ya, harusnya sih udah diposting lebih dari satu tahun yang lalu gara males akhirnya baru bisa di posting sekarang. Dengan jeprat jepret di sepanjang perjalan pulang via tol, akhirnya ga kerasa udah nyampe Bandung lagi, saya terhindar dari ngantuk dan suami tetep ada temen ngobrol dan terhindar juga dari ngantuk selama menyetir.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS